Ketika makan/minum sesuatu, komentar kita pasti seputar rasa dari makanan/minuman itu?
Enak, tidak enak, lumayan enak…
Ada yang menyatakan bahwa enak dan tidak enak itu subjektif tergantung orangnya dan tidak bisa dijelaskan detail alasannnya kenapa…
Sebenarnya anggapan itu tidak spenuhnya benar, karena rasa enak itu sendiri adalah intrepetasi otak kita dari ’informasi’ yg diberikan oleh indera perasa kita..
Berikut ada video menarik tentang scientific study of ramen. Jadi di sini diteliti studi ilmiah ttg rasa enak atau scientific study about deliciousness dengan contoh sample makanan berupa mie ramen.. menarik…
Scientific Study of Ramen ラーメンは何故おいしい
kabita sih, sayangnya ini ramen babi, harom deh…
intinya ada dua orang yang mengunjungi ramen terenak se-Jepang dan ramen ter-ga-enak se-Jepang, lalu bawa 1 porsi ramen sebagai sample laboratorium
oia, si oji-san yang punya warung ramen ter-ga-enak pas ditanya tentang ini warung ramen ter-ga enak ya?, si oji-san bilang: “futsu”(aduh watir banget sih… jadi iba)
Di laboratorium ramen tadi dianalisis dengan semacam sensor yang bisa mendeteksi rasa (shioaji, sanmi, amami, nigami, umami)
nah dari 5 rasa tadi, rasa yang paling mendominasi adalah yang menjadi rasa ramen, apakah ramen itu enak atau engga
Juga diketahui ternyata penambahan zerachin (gelatin) dapat menjaga kelezatan ramen. Diteliti gimana sustainibilitas dari kelezatan ramen, antara ramen yang ditambahkan zerachin dan yang tidak ditambah zerachin. ternyata dalam tenggang waktu yang sama, perbedaannya terlihat jelas. kalo yang ditambah zerachin setelah 120 menit kelezatannya masih sekitar 85% dari kelezatan awal, sedangkan yang tanpa zerachin mendekati 0%
Ada penjelasan tentang bagaimana otak manusia mendeteksi kelezatan, bagian mana yang mendeteksi kelezatan
humm, desain Allah emang keren…
Dikutip juga The Journal of Neuroscience 2004 tentang penelitian Ivan E de Araujo dan Edmund T Rolls dari Oxford univ: “Representation in the Human Brain of Food Texture and Oral Fat”, yang katanya activated by hedegonic properties of fat
yeah, menarik… menarik… kayaknya perlu diteliti zat alami lain apa (tumbuhan ato yg lain) yang bisa mempertahankan kelezatan tapi ga harom… hehehe
Abstract:
Important factors that influence food palatability are its texture and fat content. We investigated their representation in the human brain using event-related functional magnetic resonance imaging. It was shown that the viscosity of oral stimuli is represented in the (primary) taste cortex in the anterior insula, in which activation was proportional to the log of the viscosity of a cellulose stimulus (carboxymethyl cellulose), and was also produced by sucrose. Oral viscosity was also represented in a mid-insular region that was posterior to the taste cortex. Third, it was found that oral delivery of fatty vegetable oil activates both of these insular cortex regions, the hypothalamus, and the dorsal midanterior cingulate cortex. Fourth, it was found that the ventral anterior cingulate cortex, where it borders the medial orbitofrontal cortex, was activated by oral fat independently of its viscosity and was also activated by sucrose taste. This ventral anterior cingulate region thus represents two indicators of the energy content and palatability of foods. These are the first investigations of the oral sensory representation of food texture and fat in the human brain, and they start to reveal brain mechanisms that may be important in texture-related sensory properties of foods that make them palatable and that may accordingly play a role in the hedonic responses to foods, the control of food intake, and obesity.
abstract: http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/15044548
ful article: http://www.jneurosci.org/cgi/content/full/24/12/3086
De Araujo IE, Rolls ET.
Department of Experimental Psychology, University of Oxford, Oxford OX1 3UD, United Kingdom.





hmm.. gt yahh.. sy mah ga pernah makan ramen si.. indomie weh.. hehehe
By: ninahamas on February 2, 2009
at 17:19
ada di ciwalk lho…
saya juga sekarang jarang indomie nih, lagi nyoba libur msg…
oia, semangat ya dah mulai semester baru nih!
By: kokoro on February 3, 2009
at 02:56